Alfred Riedl Terbantu YouTube

Informasi yang didapat Pelatih Timnas Pra Olimpiade, Alfred Riedl soal Turkmenistan benar-benar terbatas. Pelatih asal Austria itu hanya mengandalkan informasi seadanya yang diperoleh lewat internet.

Indonesia akan bertemu Turkmenistan di Pra-Olimpiade 2012 di Palembang, 23 mendatang. Namun hingga saat ini, Riedl mengaku masih buta dengan kekuatan tim lawan.

Riedl juga mengaku tak bisa berbuat banyak. Pelatih asal Austria itu hanya akan mengandalkan sesi latihan yang telah dijalani timnya selama ini.

“Informasi yang kami dapatkan soal Turkmenistan hanya dari internet. Ini tentu saja tidak cukup. Namun apa yang bisa saya lakukan? Tak ada yang bisa saya lakukan,” kata Riedl.

Situasi ini tentu berbeda saat Riedl menangani timnas senior pada Piala AFF 2010 lalu. Saat timnas memastikan lolos ke final, Riedl telah mengantongi kekuatan dan kelemahan calon lawan-lawan tim Merah Putih.

Riedl bahkan menyempatkan diri untuk melihat langsung tim lawan bertanding. Langkah Riedl juga dibantu oleh Direktur Teknik Badan Tim Nasional, Sutan Harhara.

“Kami akan memaksimalkan latihan yang dijalani para pemain. Kami juga mendapat sedikit gambaran permainan Turkmenistan dari YouTube saat mereka tampil di Asian Games Guangzhou,” beber Riedl.

Minimnya informasi  membuat Riedl kesulitan membedah kekuatan Turkmenistan. Mantan pelatih Vietnam itu bahkan belum mengantongi pemain-pemain yang pantas diwaspadai oleh para pemainnya.

Meski demikian Riedl tak ingin lempar handuk. Pelatih yang juga sempat menangani timnas Laos itu bahkan sudah menyiapkan sederet strategi untuk menghadapi Turkmenistan.

Pada latihan sore tadi, Riedl kembali mematangkan serangan dari sektor sayap. Riedl tak ragu mengandalkan sektor ini meski Turkmenistan memiliki pemain-pemain berpostur jangkung.

“Umpan silang tak hanya milik pemain jangkung. Banyak pemain bertubuh pendek yang bisa mencetak gol lewat umpan sayap,” katanya.

“Umpan dari sayap juga tak selalu bola atas. Bisa juga umpan datar ke depan gawang yang berpotensi membahayakan pertahanan lawan.”

Source: vivanews

Lintasberita