Mahasiswa Baru ! Sasaran Kaderisasi Aliran Kiri ????

Aliran kiri, wah apaan tuh ? Keren kali yah bisa disebut mahasiswa aliran kiri ?

Sebenarnya apa sih aliran kiri tersebut ? Dan kenapa bisa disebut aliran kiri ? Dan kenapa Mahasiswa baru merupakan sasaran empuk buat kaderisasi Aliran kiri ?

 Sebelumnya mari kita ulas dulu tentang Sejarah Aliran Kiri.

Awalnya dari kebiasaan anggota parlemen Perancis pasca revolusi saat bersidang. Mereka yang pro pemerintah duduk di sebelah kanan dan yang kontra duduk di sebelah kiri. Kebiasaan ini berlangsung sejak mereka bersumpah di lapangan tenis tanggal 20 Juni 1789, mereka sepakat untuk tidak terpisah sampai Perancis diberikan sebuah konstitusi. Kejadian yang dikenal dengan nama Tennis Court Oath.

Di beberapa negara, istilah kiri dan radikal kiri dikaitkan dengan Komunisme, Maoisme, Otonomisme dan Anarkisme Kolektivis. Digunakan untuk menggambarkan kelompok-kelompok yang menganjurkan Anti-Kapitalis, Politik Identitas atau Eco-Terrorism. Di Perancis, sebuah pembedaan dibuat antara kiri (Partai Sosialis dan Partai Komunis) dan paling kiri (Trotskyis, Maois dan Anarkis).

The US Department of Homeland Security mendefinisikan ekstremisme sayap kiri sebagai kelompok yang ingin “membawa tentang perubahan melalui revolusi kekerasan daripada melalui proses politik yang mapan.” Di Amerika Serikat sendiri pada abad 19 ketika banyak kaum yang mengikuti paham liberal sosial juga progresif, di mana anggota serikat buruh yang bergerak dipengaruhi karya-karya Thomas Paine yang mengenalkan konsep asset-based egalitarianism, yaitu kesetaraan sosial dimungkinkan oleh redistribusi sumber daya, biasanya dalam bentuk dari modal hibah diberikan pada usia mayoritas.

 Singkatnya Tentang Aliran Kiri

Aliran kiri tidak bisa langsung dicap sebagaimana disebut di atas. Aliran kiri adalah golongan yang menentang kemapanan dan menganjurkan pembaharuan. Bisa jadi berseberangan dengan penguasa, namun apakah oposisi juga disebut dengan aliran kiri?

Pernah terjadi perdebatan antara orang aliran kiri dengan orang yang sembarangan ngecap orang lain yang nggak serupa sepertinya dan golongannya itu sebagai aliran kiri. Ketika ditanya balik, apakah Umar bin Khattab itu beraliran kiri, mengingat ketika Rasulullah mengatakan pada sahabatnya untuk tolong ingatkan beliau ketika salah, Umar menghunus pedangnya dan berkata, “Demi Allah saya akan mengingatkanmu ya Rasulullah dengan pedang ini!”

Dengan kata lain Umar bin Khattab itu mengingatkan Rasulullah dengan caranya, Rasulullah juga nggak anti kritik seperti beberapa orang-orang sekarang.

Lantas apa orang-orang yang berseberangan dengan paham yang dianut langsung dicap beraliran kiri?

Sempit banget sih berpikirnya, anti kritik banget. Pasti hidupnya nggak pernah bergaul, bertemen cuma sama golongannya aja sampe berpikiran seperti itu.

Jadi bagi sebagian orang aliran kiri adalah sekelompok orang yang selalu memprotes segala sesuatu yang dirasa tidak benar. Dan biasanya orang yang diprotes tersebut merasa terganggu dengan orang-orang tersebut dan mereka beranggapan aliran kiri ini adalah minoritas yang selalu mengusik kemapanan, dan tidak ber Tuhan. Kenapa disebut tidak ber Tuhan ? Karena saat mereka bertemu dengan kelompok yang religis mereka tidak cocok dengan pemikiran-pemikiran yang terlalu religis, bagi kaum aliran kiri agama adalah sesuatu yang individu yang dimana setiap orang memiliki pemikiran dan cara pandang tersendiri tentang agama. Tapi jangan salah lho dari teman-teman saya dulu yang beraliran kiri mereka masih tetap menjalankan perintah agama.

Kaderisasi Aliran Kiri

Kenapa Mahasiswa baru merupakan sasaran empuk buat Aliran Kiri ? Ya tentu saja, kalau dilihat dari umur mereka rata-rata mahasiswa baru baru berumur sekitar 17 – 18 tahun, yang dimana pada saat umur-umur segitu mereka sedang senang-senangnya dengan suatu pemikiran yang baru, yang aneh dengan kata lain pemikiran mereka masih dapat dengan mudah mudah dirayu dan dipengaruhi.

Saya dulu pun begitu saat menjadi mahasiswa baru di UMY banyak kelompok-kelompok dari aliran kiri maupun kanan yang ngajak bergabung dengan mereka. Pertama mereka mengajak diskusi tentang masalah-masalah yang terjadi di negeri ini, mereka memberi pertanyaan-pertanyaan sepele tetapi susah dijawab, contohnya : Apakah paham Komunis itu salah ? Tetapi jika paham komunis itu jelek kenapa Negara-negara komunis bisa menjadi negara yang Maju dan Besar,seperti Cina bahkan mereka juga tetap menghormati kebebasan beragama.

Tetapi semakin lama mereka mulai memasukan ideologi-ideologi menurut pemikiran mereka, yang masih saya ingat adalah pemikiran mereka tentang “ Sama Rata Sama Rasa “. Sempet juga ngikutin kegiatan-kegiatan mereka yaitu diskusi,bedah buku versi xxx, demo dsb, tapi lama kelamaan bosen juga jadi mulai mundur teratur sendiri saja.

Saya pribadi juga terkadang setuju dengan cara berfikir mereka walaupun terkadang tidak setuju juga pada ideologi mereka yang terlalu ekstrem menurut saya.

Biasanya aliran kiri pada mahasiswa hanya bersifat sementara saja, artinya mereka tetap memegang teguh ideologi mereka hanya pada saat kuliah, tetapi setelah mereka selesai kuliah dan benar-benar terjun ke dunia yang penuh warna ini, ideologi itu semakin luntur apalagi saat mereka bekerja di Pemerintahan, ideologi yang semasa kuliah begitu dia agung-agungkan ternyata tidak bisa melawan lingkaran setan kehidupan yang pastinya bertentangan dengan ideologi mereka.

Dulu anak-anak kiri sering bercanda : lebih baik milih kiri dech, karena kemana-mana selalu ada aliran kiri, contohnya “ Belok Kiri Jalan Terus “ “ Kalau naik Bis jika ingin berhenti pasti bilang Kiri Mas “ tapi banyak juga yang bilang mending milih kanan karena gak ada dalam bahasa inggris tulisan “ Humanlefts tetapi Humanrights “ “ copyright bukannya copyleft

Jadi Aliran Kiri atau Kanan, sama saja yang penting happy, he he he..

Tulisan ini juga ada di Media Kompasiana