Menpora Persilakan Bakal Calon yang Tak Puas untuk Perjuangkan Haknya

Pernyataan terakhir FIFA, terkait penegasan larangan dicalonkannya empat nama, disesalkan Menpora Andi Mallarangeng. Namun, Menpora juga menolak wacana kongres tandingan.

Lampu hijau tidak diberikan FIFA kepada Arifin Panigoro, George Toisutta, Nirwan Bakrie dan Nurdin Halid, untuk masuk bursa pencalonan, bukan saja untuk posisi ketua umum tetapi bahkan untuk anggota Exco. Ini sedikit disesalkan oleh Menpora yang menilai tiga nama di antaranya masih berhak maju.

“Atas poin itu kami menyesalkan putusan FIFA karena ada warga negara yang masih berhak dipilih. Bagi mereka yang dirugikan silakan menempuh jalur yang sah untuk memperjuangkan haknya,” ujar Menpora di Kantor Kemenpora, Jumat (22/4/2011).

Pun demikian, Menpora sama sekali tidak mendukung jika hal itu lantas mendorong lahirnya kongres tandingan. Ia pun sekaligus menegaskan dukungannya kepada Komite Normalisasi (KN) untuk terus menjalankan tugasnya sebaik mungkin.

“Kami pemerintah tidak mendukung kongres tandingan kalau ada pikiran untuk mengadakan kongres tandingan oleh siapapun. Kami ingin semua berposes sesuai dengan kerangka FIFA karena sejak awal kita tidak mendukung, dalam hal ini kami konsisten.”

“Kami mempersilakan KN menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga kongres bisa berjalan nanti. Sehingga kita bisa membawa sepakbola Indonesia yang baik ke depan, simpulnya.