NII Pernah Miliki Dana Ratusan Miliar di Bank Century

Organisasi Negara Islam Indonesia (NII) sepertinya tidak main-main. Layaknya organisasi yang memiliki dana untuk operasionalnya, NII pernah memiliki dana yang tidak sedikit. Ratusan miliar dana NII diketahui pernah didepositokan di Bank Century (kini Bank Mutiara), kantor Cabang Senayan.

“Saat saya keluar tahun 2007 itu ratusan miliar. Itu tadinya dana untuk mendirikan lembaga pendidikan formal,” kata Imam Supriyanto, yang pernah menjabat Menteri Peningkatan Produksi NII dari 1997-2003, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (28/4/2011).

Dia bercerita, saat masa itu (1997-2003) yang mejadi Imam Negara adalah Syamsul Alam, orang yang ia yakini sama dengan pemimpin Pondok Pesantren Al-Zaytun, Indramayu, Panji Gumilang. Namun setelah, ia keluar dari NII tahun 2007, ia tak tahu lagi keberadaan dana tersebut.

“Setalah keluar saya nggak tahu lagi dana itu, termasuk saat gonjang-ganjing kasus Century,” kata Imam.

Dia bercerita, dana besar yang dimiliki NII saat itu berasal dari sumbangan para anggotanya yang militan. Namun keadaaan berubah setelah terjadi gejolak internal pada tahun 2002. Saat itu, Syamsul Alam tidak bisa mempertanggungjawabkan ‘uang negara’ yang ia pakai.

“Saat itu separuh anggota keluar,” ujar Imam.

Nah, gejolak internal itulah yang menurut Imam membuat aksi NII belakangan ini banyak terkait dengan tipu-menipu dan pencurian. Pasalnya, setelah gejolak itu, pimpinan NII mengeluarkan kebijakan bahwa anggota harus menyumbang dengan target tertentu.

“Tidak ditentukan standar operasional pencarian dana seperti apa. Jadi anggota harus nombokin jika tidak mencapai target,” ujarnya.

Sumber : Detik

Lintasberita & Tutorialblogging