Hingga 2018, Bank Mandiri Bakal Terbitkan Obligasi Rp 14 Triliun

bi orang

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tengah menyiapkan diri untuk menerbitkan surat utang alias obligasi sebesar Rp 14 triliun, mulai tahun 2016 hingga tahun 2018 mendatang.

Penerbitan obligasi tersebut akan dilakukan dengan skema Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB).

Direktur Treasury & Markets Bank Mandiri Pahala Nugraha Mansury mengatakan, untuk PUB tahap pertama perseroan bakal menerbitkan obligasi sebesar Rp 5 triliun.

Tahap berikutnya, yakni tahun 2017 dan 2018 mendatang, obligasi yang diterbitkan masing-masing sebesar Rp 5 triliun dan Rp 4 triliun.

Pahala menuturkan, penerbitan obligasi tahap pertama akan dilakukan pada pertengahan tahun 2016 ini.

“(Penerbitan) obligasi di Agustus atau September,” ujar Pahala pada acara buka puasa bersama Bank Mandiri di kantornya, Rabu (15/6/2016).

Menurut Pahala, penerbitan obligasi tahun ini akan digunakan untuk pelunasan utang yang jatuh tempo pada tahun ini.

Ia mengatakan, penerbitan obligasi tersebut juga digunakan sebagai modal ekspansi perseroan.

“Tahun ini saja Rp 5 triliun, Rp 3,5 triliun sendiri sudah digunakan untuk pelunasan subdebt sebelumnya. Karena kita issue subdebt 2009 akan mature Desember nanti, jadi tinggal Rp1,5 triliun lebih untuk ekspansi kredit,” jelas Pahala.

Pahala menuturkan, penerbitan obligasi ini fokus untuk jangka menengah panjang.

“Untuk bonds lihatnya tenor 5 sampai 10 tahun, jadi mungkin 5 tahun, 7 tahun, 10 tahun. Kalau butuh tenornya agak menengah 2 tahun, 3 tahun,” ungkap Pahala.

Pahala optimis instrumen obligasi akan tetap diminati. Adapun tren penurunan suku bunga acuan akan menguntungkan perseroan.

“Justru makin kompetitif, makin bagus. Kita memanfaatkan juga tren suku bunga menurun, inflasi menurun akan baik bunga yang kita bayar. Kita malah senang,” terangnya.

Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/06/16/053723426/hingga.2018.bank.mandiri.bakal.terbitkan.obligasi.rp.14.triliun