Obama Sebut Isu Pemalsuan Akta Lahir Sebuah Kekonyolan

Presiden AS Barack Obama mengaku bingung dengan teori konspirasi atas tempat kelahirannya. Dia mengatakan, obsesi media dengan isu ‘tontonan’ adalah gangguan di waktu yang serius.

“Kita tidak punya waktu untuk jenis kekonyolan ini,” kata Obama, seperti dilansir AFP, Rabu (27/4/2011).

Obama mengatakan, ia bingung bahwa kontroversi yang dikipasi oleh pakar konservatif dan beberapa musuh politiknya telah bergemuruh selama dua setengah tahun ini.

Obama berbicara dalam sebuah momen politik yang luar biasa setelah Gedung Putih merilis sebuah kopi panjang akta kelahirannya. Salinan akta kelahiran Obama yang ditunjukkan Gedung Putih tersebut merupakan salinan dari dokumen asli yang dibuat saat kelahiran Obama dan disimpan oleh otoritas tempat kelahiran Obama.

Dalam dokumen tersebut, jelas tertulis bahwa tempat kelahiran Obama adalah Honolulu, Oahu, Hawaii. Tanggal kelahirannya tertulis 4 Agustus 1961, pukul 19.24 waktu setempat.

Pada saat kampanye pemilu 2008 lalu, berhembus isu bahwa Obama bukan kelahiran asli AS dan ia telah memalsukan akta kelahirannya. Namun saat itu pihak Obama membantah dengan menunjukkan salinan pendek dari akta kelahirannya.

Sementara seperti dilansir usatoday.com, Obama mengirimkan fax kepada Departemen Kesehatan Hawaii pada 22 April lalu, yang isinya meminta dua salinan akta kelahiran asli miliknya. Salinan ini kemudian disebut versi panjang karena terdiri dari dua halaman.

Pada 2008 lalu, Obama hanya menunjukkan versi pendek satu halaman dari salinan akta lahirnya. Oleh para kritikus dan juga Donald Trump, keberadaan versi panjang salinan akta lahir itu disebut-sebut berisi informasi yang disembunyikan Obama.

Perlu diketahui bahwa menurut Konstitusi AS, seorang presiden dan wakil presiden harus asli kelahiran AS.
Sumber : Detik

Lintasberita & Tutorialblogging