Kejadian Bom Tak Ada Kaitan dengan Pelarangan Ahmadiyah

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menegaskan aksi bom bunuh diri di sebuah masjid milik Mapolres Cirebon Kota tak ada kaitannya dengan pelarangan aktivitas Ahmadiyah di Jabar.

Hal tersebut diungkapkan Heryawan usai Rakor Keamanan dengan sejumlah unsur Muspida Jabar di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Jumat (15/4/2011).

“Tak ada kaitan dengan itu (Ahmadiyah). Tadi saya koordinasi dengan Kapolda (Irjen Pol Suparni Parto) dan menyatakan tidak ada kaitaannya,” kata Heryawan saat dikonfirmasi wartawan apakah pelaku bom bunuh diri ada kaitannya dengan pelarangan Ahmadiyah di Jabar.

“Kejadian ini kaitannya dengan yang lain-lain. Soal lain-lainnya, tanya Kapolda,” tambah Heryawan.

Aktivitas Jemaat Ahmadiyah resmi dilarang di Jawa Barat setelah keluarnya Peraturan Gubernur (Pergub) Jabar Nomor 12 Tahun 2011. Di Pergub itu disebutkan penganut, anggota dan atau anggota pengurus Jemaat Ahmadiyah dilarang melakukan aktivitas dan atau kegiatan apa punĀ  sepanjang berkaitan dengan kegiatan penyebaran penafsiran dan aktivitas yang menyimpang dari pokok-pokok ajaran agama Islam.