Obama Kembali Diserang Isu Pemalsuan Akta Lahir

Presiden AS Barack Obama kembali diserang isu pemalsuan akta lahirnya. Sejumlah kritikus meragukan Obama benar-benar lahir di AS. Mereka mempertanyakan kebenaran akta kelahiran Obama dan kelayakannya untuk menjadi presiden AS.

Para kritikus menyebut bahwa Obama sebenarnya lahir di tanah air ayah kandungnya, yakni Kenya. Kandidat presiden dari Partai Republik, Donald Trump bahkan terang-terangan menyampaikan keraguannya terhadap latar belakang Obama.

Demikian seperti dilansir CNN, Rabu (27/4/2011). Isu mengenai akta kelahiran ini sebenarnya sudah lama dihembuskan di kalangan politisi AS. Tepatnya saat kampanye pemilu presiden tahun 2008 lalu.

Namun pada saat itu, pihak Obama membantah dengan menunjukkan salinan pendek dari akta kelahirannya. Ditegaskan bahwa Obama merupakan kelahiran AS.

Tetapi ternyata bukti tersebut tidak cukup kuat, karena akhir-akhir ini isu akta kelahiran Obama kembali mencuat. Dan dampaknya tidaklah kecil.

Dari polling yang dilakukan akhir-akhir ini, hasilnya menunjukkan bahwa 38 persen warga AS yang mempercayai bahwa Obama memang lahir di AS. Sementara 18 persen sedikit ragu dan menyebut ‘mungkin’ Obama lahir di AS. Lalu 15 persen percaya bahwa Obama ‘kemungkinan’ lahir di negara lain. Dan 9 persen sisanya percaya Obama lahir di luar AS.

<p style="text-align: justify;"