Osama Tewas, Belum Ada Permintaan Peningkatan Pengamanan di Kedubes AS

Pasca tewasnya pemimpin Al Qaeda Osama Bin Laden, pemerintah Amerika Serikat meningkatkan kewaspadaannya terhadap fasilitas diplomatik di seluruh dunia. Tak terkecuali pengamanan kantor Kedutaan Besar AS di Indonesia.

Namun, Mabes Polri hingga kini belum mendapat permintaan peningkatan pengamanan dari Kedubes AS di Jakarta. “Sementara belum ada (permintaan),” ujar Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Senin (2/5/2011).

Meski belum mendapat permintaan dari Kedubes AS, kata Boy, polisi tetap mewaspadai adanya kemungkinan ancaman aksi teror. “Tapi situasi akan dicermati sebaik-baiknya,” jelasnya.

Sebelumnya, seperti dilansir CNN, pemerintah AS meminta seluruh fasilitas diplomatik di seluruh dunia mewaspadai kemungkinan ancaman balasan.

“Mengingat ketidakpastian dan ketidakstabilan situasi saat ini, warga AS di wilayah di mana kejadian baru-baru ini dapat menyebabkan kekerasan anti-Amerika, sangat disarankan untuk membatasi perjalanan mereka ke luar rumah dan hotel mereka dan menghindari pertemuan massa dan demonstrasi,” kata Departemen Luar Negeri di peringatan perjalanan di seluruh dunia yang dikeluarkan Senin (2/5/2011) dini hari.

“Warga negara AS sebaiknya memantau liputan media acara lokal dan waspada terhadap lingkungan mereka setiap saat,” tambahnya.

Pengumuman tindakan antisipasi itu datang karena Amerika Serikat potensial terhadap serangan balasan setelah kematian Osama di tangan pasukan khusus AS.

Sumber : Detik

Lintasberita