Tidak Semua Pemendek URL berbahaya

Pemendek URL tidak semuanya termasuk virus atau jebakan batman seperti yang sekarang sedang ramai terjadi di Facebook. Sebenarnya pemendek URL merupakan salah satu fasilitas yang ada dalam dunia Internet, tentu rekan-rekan semua pernah menggunakan pemendek URL ini baik kita sadari maupun tidak.

Contohnya misal kan kita akan mengklik tombol share pada artikel postingan yang kita buat baik itu melalui twitter,digg maupun facebook seperti yang ada dibawah postingan saya ini, secara otomatis link dari postingan tersebut akan disingkat menjadi sebuah URL tersendiri sebagai contoh pada artikel saya sebelum ini yang memiliki link http://blog.umy.ac.id/lintasberita/2011/03/tautan-tidak-jelas-di-facebook-hati-hati/ jika di share melalui twitter link nya akan menjadi http://t.co/jSiXd6n dan jika di share melalui facebook link nya akan menjadi http://www.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fblog.umy.ac.id%2Flintasberita%2F2011%2F03%2Ftautan-tidak-jelas-di-facebook-hati-hati%2F&h=53d5d

Nah pada Jebakan Batman seperti yang sekarang sedang marak terjadi di Facebook, tentunya kita harus melihat dulu apa tujuan dari si pembuat jebakan batman tersebut. Kalau menurut saya pribadi tautan yang menggunakan pemendek URL http://goo.gl/ds4vc dan http://tinyurl.com/sampahh bukan merupakan suatu hal yang perlu ditakutkan karena mengapa setelah kita mengklik tautan tersebut kita akan dituntun untuk membuka suatu halaman baru. Yang membuat jengkel adalah status facebook kita juga akan secara otomasi melakukan update secara otomatis sendiri dengan menyertakan link2 pemendek diatas. Ada 2 kemungkinan tujuan dari pembuat link2 tersebut adalah 1. meningkatkan jumlah traffic pada blog/web nya secara instan dan 2. mencari informasi2 pribadi untuk disalahgunakan.

Untuk Memutus penyebarannya kita dapat melakukan laporan kepada pihak facebook sendiri maupun menghapus update yang tidak kita inginkan. Dan untuk pencegahan lebih lanjut adalah segeralah mengganti password facebook kita.

Ini sebenarnya memberi pelajaran pada kita agar tidak sembarangan membuka tautan-tautan yang mencurigakan.

Lintasberita