Sarip Mirip Terduga Pelaku Bom, Cuma Giginya Berbeda

Majalengka – Beberapa orang mengaku Mochamad Sarip mirip dengan pelaku aksi bom bunuh diri di Masjid Ad-Zikra di lingkungan Mapolresta Cirebon, Jawa Barat. Namun gigi Sarip beda dengan pelaku yang kini masih misterius.

Iis, kakak ipar Sarip terkejut saat diperlihatkan foto pelaku bom bunuh diri. Iis merupakan kakak dari Sri Maliha, istri Sarip.

“Memang sih mirip. Tetapi, giginya beda. Kalau yang ini giginya sedikit keluar, kalau Sarip tidak,” kata Iis yang mengenakan jilbab ini saat ditemui di kediaman orangtuanya di Gang 30 Bata RT 3 RW 1, Dusun Senen, Desa Panjalin Kidul, Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (16/4/2011).

Iis mengaku Sarip sudah 2 minggu tidak pulang. “Nggak tahu ke mana. Kalau di rumah juga jarang keluar dan jarang mengobrol dengan keluarga lainnya,” ujarnya.

Kepala Dusun Senen, Toto Sunato, mengatakan hal yang sama. “Mirip 60 persen. Bedanya gigi di foto itu maju. Kalau gigi Sarip tidak,” kata Toto.

Menurut dia, Sarip kesehariannya sering mengenakan baju koko. “Kadang warna putih, warna hitam. Di lingkungan tetangga, dia tertutup tidak pernah bersosialisasi dengan tetangga sekitar,” ujarnya.

Toto mengatakan Sarip sudah tinggal di rumah mertuanya sejak setahun lebih.

“Jarang ngobrol dengan Sarip. Dia mengaku kerja di tempat sablon. Pernah juga nyebut kerja di warnet. Saya tidak pernah lihat dia ikutan majelis taklim dan tidak ada catatan buruk di lingkungan sekitar,” papar dia.

Ledakan di aksi bom bunuh diri di Masjid Ad-Zikra yang berada di lingkungan Mapolres Cirebon Kota terjadi pukul 12.15 WIB saat imam mengucapkan takbir (takbiratul ikhram) di awal salat Jumat.

Ledakan berasal dari seorang pria berpakaian hitam di barisan dekat para pejabat Polresta. Diduga ledakan merupakan bom bunuh diri. Sejumlah korban terkena serpihan bom berupa paku. Tak hanya Kapolresta, Kasat Lantas Polres Cirebon dan imam salat Jumat pun menjadi korban. Hingga kini polisi belum bisa dikonfirmasi terkait Sarip.

Sumber