Strauss-Kahn Sebabkan Korban Trauma

Direktur IMF Strauss-Kahn dipenjara di Rikers Island, dan terkena ancaman penjara lebih dari 25 tahun.

Perempuan yang disebutkan mendapatkan kekerasan seksual oleh Pimpinan Dana Moneter Internasional IMF Dominique Strauss-Kahn mengalami trauma yang luar biasa, seperti disebutkan oleh kuasa hukumnya.

Dia mengatakan perempuan yang berusia 32 tahun itu, sekarang tengah berada di suatu tempat tersembunyi dan menyepi.

Jeffrey Shapiro, kuasa hukumnya, mengatakan perempuan itu merupakan imigran yang berasal dari negara Afrika Barat Guinea, dan pindah ke AS tujuh tahun lalu.

Perempuan yang tidak disebutkan namanya itu, hidup bersama dengan anak perempuannya yang telah remaja.

Shapiro mengatakan korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh Strauss-Kahn memberikan keterangan yang konsisten, karena berbicara mengenai kejadian sebenarnya.

“Tidak ada persetujuan dalam kasus ini. Ini merupakan kekerasan seksual yang dilakukan oleh pria ini terhadap perempuan muda,” kata Shapiro.

Dia menambahkan, “Ini bukan saja pendapat saya bahwa perempuan ini (berbicara) jujur. Kepolisian New York juga mendapat kesimpulan yang sama. Perempuan ini tidak memiliki maksud apapun.”

Tuduhan kekerasan seksual itu terjadi di sebuah hotel mewah di New York pada 14 Mei lalu.

Strauss-Kahn – yang menolak tuduhan- telah ditahan di penjara di Rikers Island.

Jaksa memerintahkan, penjaga penjara untuk secara rutin mengecek Strauss-Kahn setiap 15-30 menit.

Pria berusia 62 tahun itu mendapatkan tujuh dakwaan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara lebih dari 25 tahun.

Pengacaranya telah mengajukan penahanan luar dengan jaminan sebesar $ 1 juta dollar AS, sehingga Strauss-Kahn dapat tinggal di rumah anak perempuannya di Nwe York sampai masa sidang berikutnya yang akan digelar pada Jumat nanti. Tetapi permohonan itu ditolak oleh hakim.

Strauss-Kahn, merupakan kandidat yang diunggulkan dalam pemilihan presidan Prancis yang akan digelar pada 2012 ini tengah menghadapi desakan mundur sebagai pemimpin IMF.

Menteri keuangan AS, Timothy Geithner mengatakan Strauss-Kahn “tidak dalam posisi dapat menjalankan” organisasi setelah penahanannya.

Geithner menambahkan 24 anggota dewan eksekutif IMF dapat membentuk pimpinan sementara.

IMF mengatakan telah melakukan pembicaraan mengenai tuduhan terhadap direkturnya dan mengatakan akan “melanjutkan pemantauan terhadap perkembangan (kasus itu)”.

Di Prancis, tuduhan terhadap Strauss-Kahn yang berasal dari Partai Sosialis juga menjadi pembicaraan pemimpin partainya.

Para pemimpin Partai Sosialis telah mengadakan pertemuan di Paris dan mereka mengatakan sasaran pemberitaan kasus itu adalah mempermalukan citra Direktur IMF.

Sumber : Detik