Tips Hemat Untuk Anak Kost

Mahasiswa di Yogyakarta berasal dari seluruh penjuru nusantara. Mereka merantau jauh dari keluarga demi menuntut ilmu demi masa depan mereka masing-masing. Hidup sebagai anak kost mau tidak mau harus dijalani selama menempuh pendidikan. Di Kota Yogyakarta inilah masa depan anda ditentukan, semua tergantung bagaimana anda menjalani kehidupan selama menempuh pendidikan di Kota Yogyakarta ini.

Hidup sebagai anak kost-an memang unik. Di satu sisi, kamu bebas menentukan pilihan sendiri. Tidak harus terikat dengan aturan rumah lagi. Tapi di sisi lain, jadi anak kost juga mendorongmu untuk mau tak mau jadi pribadi yang mandiri. Sebab kini sudah tidak ada orang tua yang selalu siap sedia membantu 24 jam lagi.

Nah, salah satu tantangan jadi anak kost adalah perkara menghemat uang bulanan. Belum tanggal “gajian”, uang bulanan dari orang tua dan uang gaji dari perusahaan sudah hampir habis saja.

Bukan cuma masalah sedikit atau banyaknya uang bulanan yang ditransfer ke rekeningmu, cepat atau tidaknya uangmu habis juga sangat dipengaruhi oleh caramu membelanjakannya. Karena cara belanja menentukan nasib sepanjang bulan.

Berikut ini beberapa tips hemat yang terbukti ampuh untuk menghemat pengeluaran seorang anak kost.

1. Sadar Diri! Jangan Pernah Sok PD Menggeret Trolley. Belanjalah Dengan Menggunakan Keranjang

keranjang belanja

Trolley itu ibarat pacaran beda agama buat anak kost-an. Sebisa mungkin harus dihindari, kalau nggak mau sakit hati. Buat para anak kost, tolong sadar dan jauhkan diri dari trolley dalam berbelanja. Menyeret trolley di tengah jejeran barang dan sorotan lampu supermarket hanya akan makin membuatmu tergoda mengambil berbagai barang yang sebenarnya tidak diperlukan.

Setiap datang waktu belanja bulanan, ambil keranjang kecil untuk menekan keinginan mencomot barang-barang yang tidak diperlukan. Bawa juga catatan belanja yang detil supaya kamu tidak lupa harus membeli apa saja. Gabungan tempat belanja yang kecil plus catatan rinci bisa memberimu batasan jelas apa-apa saja yang harus dibeli.

2. Manfaatkan Momen Diskon yang tersedia.

diskon

Beberapa pusat perbelanjaan secara rutin tiap bulan selalu memberikan diskon khusus untuk para pembelinya. Gunakan kesempatan diskon tersebut untuk membeli barang kebutuhan kalian. Untuk di Kota Yogyakarta sendiri beberapa mall seperti Matahari, Ramai Mall, Ambarukmo Plasa bahkan alfamart dan indomaret pun secara rutin memberikan diskon yang cukup besar yaitu berkisar antara 40 sampai 70 %.

Manfaatkan momen tersebut untuk membeli barang kebutuhan anda. Admin kasih bocoran sedikit yah, untuk produk Sepatu dan Sandal biasanya pusat perbelanjaan seperti Matahari yang ada di Mall Malioboro biasanya setiap akhir bulan selalu mengadakan diskon hingga 70%. Jika bulan ini tidak ada diskon pasti bulan depan ada. Sedangkan untuk produk pakaian seperti celana jeans tempat terbaik adalah Ramayana yang juga terletak di Malioboro.

3. Minumlah selalu Air Putih

air putih

Makan dan minum adalah 2 pengeluaran yang tidak bisa dihindari. Tapi walaupun masuk ke jenis pengeluaran rutin, tentu ada cara untuk menghemat pengeluaran makan dan minummu. Coba deh hitung berapa banyak uang yang kamu habiskan untuk makan dan minum tiap harinya. Semisal, satu kali makan kamu menghabiskan 15 ribu. Kalikan 3, maka kamu sudah mendapatkan total Rp 45.000,00 . Angka itu belum termasuk harga minuman yang kini berkisar seharga 2 ribu rupiah untuk es teh/jeruk apalagi jika minum yang lain seperti es milo, capucinno dll.

Mengganti minumanmu dengan air putih bisa jadi cara jitu untuk menghemat pengeluaran. Bayangkan jika kamu bisa menghemat 6 ribu rupiah untuk biaya minum tiap harinya, kalikan 30 — kamu sudah bisa menekan pengeluaran sebesar Rp 180.000,00 . Jumlah yang cukup lumayan untuk sekadar makan enak sama pacar atau belanja barang yang sudah kamu idam-idamkan.

4. Sebisa Mungkin Hindari Ke Minimarket Jika Tidak Ada Sesuatu yang Harus Dibeli

IMG02898-20130421-1320-750x562

Kunci penghematan anak kos terletak di upaya pengendalian diri tingkat tinggi. Intinya, apapun yang terjadi kamu harus pasang kaca mata kuda agar tidak tergoda membeli barang yang sebenarnya tidak begitu diperlukan. Sayang, benteng pertahanan anak kos sering jebol kalau sudah masuk ke minimarket. Rasanya mau ambil semua jajanan dan mencomot minuman dingin yang nampak segar.

Pengeluaran “jajan di luar budget” ini cukup signifikan bagi kondisi dompetmu, loh. Misalnya saja kamu masuk minimarket 10 kali dalam sebulan — setiap masuk kamu tergoda jajan dan mengeluarkan uang 10 ribu rupiah. Sudah 100 ribu sendiri yang kamu habiskan untuk pengeluaran tidak perlu. Maka dari itu, tabahkan hati dan kuatkan niat untuk tidak masuk ke minimarket jika memang tidak ada yang harus dibeli.

5. Ambil Uang di ATM Secara Mingguan. Kemudian Simpan ATM-mu dan Museumkan Sampai Minggu Selanjutnya Datang

atm

Jatah dirimu sendiri secara berkala. Berapa banyak uang yang bisa kamu habiskan di minggu tersebut. Kemudian, ambil uang yang kamu butuhkan via ATM dan simpanlah kartu ATM-mu sampai minggu yang akan datang. Penting bagi anak kos untuk memegang uang cash, tujuannya agar kamu tahu berapa banyak pengeluaran yang sudah kamu lakukan dan berapa uang sisa yang masih bisa kamu belanjakan.

Memegang kartu ATM berarti bisa gesek sana-sini, artinya lagi pengeluaranmu makin tak terkontrol . Terlebih kini di beberapa toko sudah tidak ada minimum payment untuk kartu debit. Kalau begini terus, sebelum akhir bulan datang bisa-bisa kamu sudah masuk ke golongan fakir miskin yang harus dipelihara oleh negara.

6. Rajin-rajin Cek Harga Di Koperasi Mahasiswa Atau Toko Kelontong

Memang sih, Koperasi Mahasiswa dan Toko Kelontong tidak se-fancy supermarket atau minimarket. Tempatnya jauh di dalam kampus atau kantormu, tokonya pun kuno. Tapi jangan salah, walau penampilannya tidak membuat mata silau 2 tempat ini bisa menawarkan harga bersaing bagi berbagai kebutuhanmu.

Biasanya, ada diskon dan harga khusus yang ditawarkan oleh Koperasi Mahasiswa dan Karyawan bagi anggotanya. Kalau harganya lebih murah, tentu tidak ada salahnya kamu beli. Intinya, apapun yang bisa dilakukan demi penghematan layak untuk dicoba.

Khusus di seputaran Gamping ada sebuah Toko Serba ada yang harganya bisa dibilang lebih murah jika dibandingkan dengan super market apalagi jika anda membeli dalam jumlah banyak. Toko tersebut juga langganan admin untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Toko tersebut terletak di Pasar Gamping tepatnya didalam pasar buah dan sayur atau lebih tepatnya dibelakang atau utara Indomaret Pasar Gamping. Nama toko tersebut “Alwan” kalau bingung tanya saja tukang parkir di sekitar situ pasti tahu. Harga 1 bungkus mie akan berbeda jika kita membeli sekaligus 3 atau kalau kita beli sekaligus 10 harganya lebih murah lagi.

7. Tak Usah Malu Jadi Pasukan Beli Kartu Perdana dan Fakir Wi-Fi

wifi-gratis-300x300

Sekarang fasilitas Wi-Fi sudah tersebar di mana-mana. Mulai dari kafe, kampus, sampai mungkin juga di tempat kost-mu. Demi menghemat biaya pengeluaran internet, manfaatkan semaksimal mungkin fasilitas jaringan internet gratis. Kalau perlu, kamu juga bisa tidak berlangganan paket data sama sekali dan hanya menggunakan Wi-Fi.

Merasa tidak sanggup hidup tanpa internet? Saran Admin lebih baik kamu beli kartu perdana baru setiap paket data internetmu habis. Dengan 48 ribu rupiah, kita bisa mendapat kuota 8 GB, yang dalam kondisi wajar, akan habis dalam waktu 2-3 bulan. Sedikit ribet sih memang karena harus gonta-ganti kartu. Tapi ingat! Kamu harus hemat jadi tidak layak banyak mengeluh dan malas ribet.

Sebagai mahasiswa UMY anda akan mendapatkan akses wifi secara gratis dengan menggunakan Nomer Induk Mahasiswa. Saran admin, tempat terbaik dan terkencang untuk mendapatkan layanan wifi di UMY adalah di Gedung AR Fachruddin B Lantai 1 dekat ruang BSI (Biro Sistem Informasi). Gak tau password wi-fi nya ? langsung aja temui Pak Yusuf yang bertugas sebagai Costumer Service BSI. Beliau melayani semua hal yang terkait dengan password, mulai dari password krs, password email, password wifi beliaulah yang menanganinya. Jadi kalau lupa password langsung saja ke Ruang BSI.

8. Khusus Bagi Mahasiswa yang Masih Berkutat Dengan Urusan Buku dan Fotokopi, Manfaatkan Kenalanmu Untuk Mendapatkan Pinjaman

perpustakaan umy

Beli buku dan tetek bengek fotokopi bisa mengambil porsi yang cukup besar dari jatah uang bulananmu. Padahal tidak jarang buku dan bahan yang sama bisa kamu dapatkan di perpustakaan atau meminjamnya dari kakak angkatan. Nah, demi menghemat pengeluaran — dana belanja buku bisa ditekan dengan memanfaatkan jejaring yang kamu miliki.

Setiap ada buku atau materi baru yang harus difotokopi, cek dulu di perpustakaan apakah materi tersebut tersedia dan bisa dipinjam. Kalau tidak ada, coba tanya ke kakak angkatanmu. Siapa tahu mereka juga menggunakan materi yang sama. Kalau memungkinkan, kamu juga bisa menerapkan sistem fotokopi secara grup agar biayanya bisa di-share dengan teman-teman. Lagian, jujur aja deh. Palingan materi itu kamu baca menjelang waktu ujian saja ‘kan? Jauh-jauh hari sebelum ujian, semua materi hanya teronggok di kost tanpa pernah dijamah.

Itulah beberapa tips untuk melakukan penghematan buat Anak Kost. Urusan penghematan itu perkara niat. Soal seberapa kuat kamu bisa menutup mata terhadap berbagai godaan yang ada. Bicara soal berhemat juga tidak bisa dilepaskan dari bagaimana kamu bisa mengucap syukur atas segala hal yang sudah diberikan Allah dalam hidupmu. Kalau kamu tidak terus-terusan melongok ke atas, kamu pasti bisa menjalani hidup yang jauh lebih sederhana.

Jadi, menghemat uang itu sebenarnya mudah saja ‘kan?

Pingin tahu Tips yang lebih ekstrem lagi ? Tunggu update selanjutnya dari Admin ya — jangan lupa kasih komentar jika anda punya tips dalam melakukan penghematan.