TNI AL Cek Penyerempet Mobil Roy Suryo

TNI AL akan mengecek penyalahgunaan penempelan atribut TNI AL dalam mobil Nissan Frontier Double-Cabin hitam B 9344 PBA yang menyerempet anggota Komisi I DPR, Roy Suryo. TNI AL merasa citranya tercoreng dengan insiden ini.

“Tadi pagi pejabat TNI AL sudah menerjunkan tim untuk memeriksa penyalahgunaan atribut ini. Ini jadi perhatian kita,” ujar Kadispen TNI AL Laksamana Pertama Tri Prasodjo saat dihubungi detikcom, Kamis (19/5/2011).

Menurut Tri, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya soal pelanggaran lalu lintas pada pihak kepolisian. Sedangkan TNI AL akan mencari tahu soal penyalahgunaan lambang TNI AL di mobil itu. Dipastikan pemilik mobil ini bukan anggota TNI AL.

“Tentunya, Polri pun akan berkoordinasi dengan kita untuk mengecek penggunaan lambang-lambang itu. Kita tegaskan tidak ada aturan menempel lambang TNI AL di mobil berpelat sipil atau bukan mobil dinas,” katanya.

Setelah peristiwa semalam, TNI AL akan meningkatkan pemeriksaan terkait penggunaan logo milik institusi tersebut. Jangan sampai logo atau stiker ditempel di kendaraan dan digunakan untuk sok jagoan di jalan.

“Pagi ini ada instruksi untuk meningkatkan kewaspadaan. Jangan sampai kasus ini terulang lagi,” tegasnya.

Kejadian ini bermula saat mobil Roy Suryo diserempet oleh Nissan Frontier. Roy meminta orang itu meminta maaf, namun pemuda kurus berkaca mata itu justru menunjukkan sikapnya yang arogan. Pengemudi Nissan besar itu menyebut-nyebut nama komplek elite di Jakarta yang dihuni oleh para pejabat.

“Tidak ada urusan ke Polda, ke Widya Chandra saja, biar kamu tahu siapa ayah saya,” ujar Roy menirukan pelaku menyerempet mobilnya.

Di mobil itu juga ada lambang TNI AL dengan dua bintang. Namun akhirnya diketahui pemilik mobil itu bukan pejabat TNI AL maupun keluarga TNI AL. Mobil bernopol B 9344 PBA itu atas nama PT Putri Salju Satria yang beralamatkan di Jl KH Mansyur 121, Jakarta Pusat.

Lintasberita from Detik