Peringkat Webometrics untuk apa ????

Seperti yang sudah kita ketahui Webometrics adalah merupakan salah satu situs yang menyediakan ranking universitas di dunia maya. Sebenarnya apa sih Webometrics tersebut ? dan apakah hasil peringkat dari Webometrics bisa dijadikan acuan sebagai faktor penilaian kualitas sebuah Universitas ?

Untuk di Indonesia pun secara umum kita semua sudah pasti tahu bahwa ada 3 Universitas Besar yang kualitas dan kuantitasnya sudah jelas pasti menjadi yang terbaik baik dalam versi Webometric maupun QS yaitu ITB, UGM dan UI. Kalau didalam Webometric ke – 3 Universitas tersebut bisa masuk peringkat dunia karena situs web dari 3 universitas tersebut banyak di link oleh berbagai situs. Kenapa bisa demikian ? karena kalau dari penilaian webometric ada 4 kriteria penilaian yaitu :

  • Visibilitas yaitu dimana sebuah web universitas mendapatkan banyaknya backlink yang mengarah kepada web utama universitas tersebut. Presentase yang diperoleh ±50%.
  • Rich File yang mempunyai arti seberapa banyaknya sebuah web universitas memiliki file2 ( doc, pdf, dll ) dalam situsnya. Semakin banyak yang menggunakan file2 tersebut tentu semakin banyak pula skor penilaian yang didapat. Presentase yang diperoleh ±20 %.
  • Size / Jumlah yaitu apakah sebuah web universitas memiliki sub-domain. Semakin banyak sub-domain tentu semakin banyak juga penilaian yang didapat. Presentase yang diperoleh ±15%.
  • Scholar  yang dimaksud adalah jumlah artikel yang didapat dari situs tersebut. Presentase yang diperoleh ±15%.

Dari penilaian diatas dapat dilihat persentase penilaian yang tertinggi adalah dari Visibilitas ( banyaknya backlink ) jadi dapat dikatakan Universitas yang memiliki ranking webometrics yang bagus tentu akan bagus juga dalam penerapan Teknologi Komputer. Apakah backlink tersebut bisa menjadi patokan sebuah universitas baik secara kualitas nya ? belum tentu karena dalam dunia maya tentu kita sudah tau tentang beberapa teknik untuk mengoptimalkan sebuah situs dengan cara SEO baik itu yang White Hat maupun menggunakan teknik SEO yang Black Hat ( trik-trik licik ).

Apakah lantas hasil penentuan rangking sebuah perguruan tinggi dari Webometrics bisa membuat sebuah universitas masuk kriteria WCU ( World Class University ). Apakah karena semata-mata websitenya mendapatkan rangking yang tinggi lantas merasa universitasnya WCU ? Menurut Pembantu Rektor Undip  Bidang Pengembangan dan Kerjasama banyak indikator persyaratan perguruan tinggi tersebut dapat menjadi WCU, yang terpenting adalah Reputasi universitas tersebut, yang terpenting harus kuat di berbagai elemen. Salah satunya adalah kualitas penelitian yang baik inovatif dan memiliki tema yang sangat spesifik, hasil penelitian tersebut kemudian dipublikasi secara intensif melalui jurnal internasional, sehingga hasilnya akan disitasi oleh peneliti lainnya untuk mendukung pengembangan penelitian lain yang mungkin mempunyai kesamaan tema. selain itu  universitas harus terus memacu Pengembangan  pengetahuan dari tenaga pengajar, dan juga  mengembangkan secara serius  art center, cultur, scientifical, dan life society.

Secara umum kualitas universitas dapat dikatakan baik jika dapat memenuhi beberapa kriteria yaitu diantaranya : kualitas penelitian, daya serap  lulusan, mobilitas dosen/ mahasiswa  yang international yang masuk dan keluar diperguruan tinggi tersebut untuk memberikan ceramah atau pertukaran dosen dan mahasiswa.

Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil dari Webometrics bukanlah kriteria yang menjadikan sebuah perguruan tinggi masuk dalam WCU tetapi hanya assesibilitas atau sebuah keterkaitan Web Universitas dan Pimpinan.

UMY sendiri yang mendapatkan peringkat 16 Universitas terbaik di Indonesia harusnya mendapat semangat yang lebih karena peringkat tersebut. Karena mau tidak mau orang tentu akan menganggap UMY merupakan Universitas yang dalam penerapan IT nya sudah sangat baik.

Saya sendiri sebagai mahasiswa UMY kok rasanya kurang sreg dengan peringkat UMY saat ini di Webometrics, Universitas Swasta Terbaik Se DIY karena saya sendiri merasakan pelayanan untuk urusan IT kepada mahasiswa aja masih kurang.

Kemaren ada teman saya menyindir dengan bertanya ” kok kalian mahasiswa UMY untuk key – in KRS dan liat KHS saja masih harus dikomputer di area kampus dan itu juga terbatas hanya ada di ruang TU pakai antri pula, katanya Universitas Swasta Terbaik se DIY kok masih belum bisa isi KRS dan lihat KHS melalui Situs web nya saja “ ha ha ha saya hanya bisa Tertawa sambil tersenyum kecut. Dalam hati saya berkata lebih baik peringkat Webometrics rendah tapi kualitas dan kuantitasnya bagus, toh sesuatu kalau yang harum dan wangi pasti akan tercium dengan sendirinya tanpa harus mengatakannya.

Lintasberita